Jumat, 27 November 2015

// // Leave a Comment

Manajemen Jaringan

Pengertian Manajemen Jaringan 


Pengelolaan jaringan dapat didefinisikan sebagai OAM & P (operasional, administrasi, pemeliharaan, dan penyediaan) jaringan dan layanan. Tipe pengoperasian berkaitan dengan operasi sehari-hari dalam menyediakan layanan jaringan. (Subramanian, 2000) 12 Manajemen jaringan adalah sebuah pekerjaan untuk memelihara seluruh sumber jaringan dalam keadaan baik. Sistem manajemen jaringan adalah sekumpulan perangkat untuk memantau dan mengontrol jaringan. Sistem manajemen jaringan terdiri dari tambahan perangkat keras dan piranti lunak yang diimplementasikan di antara komponen–komponen jaringan yang sudah ada.  

Model OSI 

 OSI merupakan Standar internasional yang dikembangkan oleh ISO (Internasional Standard Organization) untuk keperluan interkoneksi system computer yang kooperatif. Open System adalah salah satu yang memenuhi standar OSI dalam berkomunikasi dengan system lain. Pengembangan model OSI dimaksudkan untuk menyediakan suatu kerangka kerja bagi standarisasi. Didalam model itu, satu atau lebih standar protocol dapat dikembangkan pada masing-masing lapisan. Model menentukan fungsi-fungsi secara umum agar dapat ditampilkan pada lapisan. (Stallings, 2001)

TCP/IP

Model TCP/IP (Trnsmission Control Protocol/Internet Protocol) termasuk dalam deretan protocol komunikasi yang digunakan untuk menghubungkan Host-host pada jaringan Internet. TCP/IP menggunakan banyak protocol didalamnya, adapun protocol utamanya adalah TCP dan IP. (Sugeng, 2006) TCP/IP merupakan sekumpulan protokol yang dikembangkan untuk mengijinkan komputer-komputer agar dapat saling membagi sumber daya yang dimiliki masing-masing melalui media jaringan. (Sugeng, 2006) Protokol-protokol TCP/IP dikembangkan sebagai bagian dari riset yang dikembangkan oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Pertama kalinya TCP/IP dikembangkan untuk komunikasi antar jaringan yang terdapat pada DARPA. Selanjutnya, TCP/IP dimasukkan pada distribusi software UNIX. Sekarang TCP/IP telah digunakan sebagai standar komunikasi internetwork dan telah menjadi protokol transport bagi internet, sehingga memungkinkan jutaan komputer berkomunikasi secara global.

Bandwidth

Bandwidth Komputer Di dalam jaringan Komputer, sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik). Bandwidth ini biasanya diukur dalam bps (bits per second). Adakalanya juga dinyatakan dalam Bps (bytes per second). Suatu modem yang bekerja pada 57,600 bps mempunyai Bandwidth dua kali lebih besar dari modem yang bekerja pada 28,800 bps. Secara umum, koneksi dengan Bandwidth yang besar atau tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti 27 pengiriman gambar dalam video presentasi. Artinya semakin besar bandwidth suatu media, semakin tinggi kecepatan data yang dapat dilaluinya (Jonathan Lukas, 2006). Untuk membagi bandwidth per satker, saya mencoba menghitung terlebih dahulu jumlah PC yang terkoneksi di suatu satker. Diharapkan pembagian bandwitdh akan lebih proporsional jika dikaitkan dengan jumlah PC atau jumlah node. Hasil penghitungan jumlah PC di suatu satker atau suatu VLAN menggunakan tool IP Scan yang ada di router Mikrotik RB750. Rumus untuk menentukan Bandhwidth Internasional per VLAN = (1536 kbps/"jumlah total node") x "jumlah node per VLAN". Dimana nilai 1536 kbps adalah alokasi Bandwidth Internasional yang diberikan oleh ISP yaitu sebesar 1.5 Mbps per kawasan. Rumus untuk menentukan Bandwidth Lokal BNN per VLAN = (3072 kbps/"jumlah total node") x "jumlah node per VLAN". Dimana nilai 3072 kbps adalah alokasi Bandwidth Lokal BNN yang diberikan oleh ISP.

Proxy Server

Proxy server adalah sebuah komputer server atau program komputer yang dapat bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap content dari internet atau intranet. Proxy Server bertindak sebagai gateway terhadap dunia internet untuk setiap komputer client. Proxy server tidak terlihat oleh komputer client, seorang pengguna yang berinteraksi dengan internet melalui sebuah proxy server tidak akan mengetahui bahwa sebuah proxy server sedang menangani request yang dilakukannya. Web server yang menerima request dari proxy server akan menginterpretasikan requestrequest tersebut seolah-olah request itu datang secara langsung dari komputer client, bukan dari proxy server. Proxy server juga dapat digunakan untuk mengamankan jaringan pribadi yang dihubungkan ke sebuah jaringan publik (seperti halnya internet). Proxy server memiliki lebih banyak fungsi daripada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server yang berfungsi sebagai sebuah "agen keamanan" untuk sebuah jaringan pribadi, umumnya dikenal sebagai firewall.

Routing

protokol routing dinamik digunakan oleh router untuk menjalankan tiga fungsi dasar yaitu: (Norton, 1999) 1. Menemukan route yang baru. 2. Komunikasi informasi dengan route yang baru ditemukan dengan router lain. 3. Forward paket dengan menggunakan route tersebut. Protokol routing dinamik terbagi atas tiga kategori luas : distance-vector, link state, dan hybrids. Salah satu cara alternatif ke dalam dynamic routing adalah static routing. Sebuah router yang di program untuk static routing meneruskan paket ke dalam port-port yang telah di tentukan. Setelah static routing di konfigurasi, router tidak perlu lagi untuk mencari route atau komunikasi informasi tentang route. Peran dari router hanya secara mudah meneruskan paket-paket. Static routing sangat bagus untuk jaringan yang kecil yang hanya mempunyai jalur tunggal ke dalam tujuan yang telah ditentukan. Di dalam kasus seperti ini, static routing dapat menjadi mekanisme routing yang paling efisien karena tidak memakan bandwidth untuk menemukan router atau komunikasi dengan router lain. Sebagaimana jaringan bertambah luas dan redudansi ditambah ke dalam tujuan, static routing menjadi kewajiban labor-intensive. Segala perubahan yang terdapat di dalam router atau fasilitas transmisi di dalam WAN harus secara manual ditemukan dan di 30 program. WAN yang mempunyai fitur topologi yang makin kompleks menawarkan potensi yang lebih banyak memerlukan routing dinamik. Apabila menggunakan static routing di dalam jaringan kompleks, WAN yang mempunyai banyak jalur mengatasi redundansi route.

Mikrotik

Mikrotik RouterOS™, merupakan router operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal Computer). PC yang akan dijadikan 45 router mikrotik pun tidak memerlukan sumber yang cukup besar untuk penggunaan standar, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.

Fitur-Fitur MIKROTIK Mikrotik mempunyai fitur-fitur yang cukup lengkap sebagai salah router. Dibawah ini adalah fitur-fitur yang disediakan oleh router MIKROTIK yaitu:
1. Address List Pengelompokan IP address berdasarkan nama.
2. Asynchrounus Mendukung serial PPP dial in atau dial out, dengan otentifikasi CHAP,PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.
3. Bonding Mendukung dalan pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi yang cepat.
4. Bridge Mendukung fungsi bridge spanning tree,multiple bridge interface dan bridge firewalling.
5. Data Rate Management QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ,RED,SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer.
6. DHCP Mendukung DHCP tiap antar muka: DHCP relay; DHCP client, multiple network DHCP; static dan dynamic DHCP leases.
7. Firewall dan NAT Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan Destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol .
8. Hotspot Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS, mendukung limit data rate, SSL, HTTPS.
9. IPSec Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellman groups 1,2,5; MD5 dan algoritma SHA1hashing; algoritma enkripsi Menggunakan DES, #DES, AES-128,AES-192, AES-256; perfect forwading secresy (PFS) MODP groups 1,2,5.
10. ISDN Mendukung ISDN dial-in atau dial out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung Cisco HDLC

0 komentar:

Posting Komentar